Event dokter gigi menjadi salah satu agenda PT Gratia Jaya Mulya pada Oktober 2026. Setelah GJM Medical berpartisipasi di Hospital Expo 2026 dengan berbagai inovasi alat kesehatan, GJM Dental juga nggak kalah eksis!
Kali ini, PT Gratia Jaya Mulya kembali menunjukkan dukungannya terhadap dunia kedokteran gigi melalui Private Course Batch 4 bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros yang berlangsung pada 10–11 Oktober 2026.
Turut didukung oleh SharED dan SHOFU, kegiatan ini menghadirkan pengalaman edukasi intensif bagi para praktisi, mulai dari pembelajaran teori, praktik langsung, hingga penerapan teknik pada kasus klinis.
Mengusung tema “Guided Porcelain Veneer Technique”, private course dokter gigi ini memadukan pembelajaran teori, praktik langsung, digital workflow, hingga penerapan teknik pada kasus klinis.
Selama dua hari, peserta diajak memahami berbagai tahapan pengerjaan porcelain veneer, mulai dari persiapan model hingga proses sementasi restorasi.
Menariknya, peserta tidak hanya mendapatkan materi melalui sesi lecture, tetapi juga berkesempatan mengikuti praktik langsung, menyaksikan live exocad design, hingga penerapan sementasi pada pasien.
Penasaran seperti apa keseruan event dokter gigi ini? Simak rangkaian kegiatannya berikut!
Dua Hari Belajar Guided Porcelain Veneer Bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp. Pros

Perawatan veneer menjadi salah satu prosedur dalam kedokteran gigi estetik yang membutuhkan pemahaman menyeluruh, mulai dari perencanaan, preparasi, hingga proses pemasangan restorasi.
Setiap tahapan perlu diperhatikan agar prosedur dapat dilakukan dengan teknik yang tepat dan sesuai kebutuhan klinis pasien.
Melalui Private Course Batch 4, drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros membagikan pengetahuan dan pengalaman klinisnya kepada para peserta.
Tidak hanya memberikan penjelasan mengenai konsep dasar, drg. Kevin juga mengajak peserta memahami berbagai tahapan pengerjaan restorasi melalui demonstrasi dan praktik langsung.
Berbeda dari seminar yang hanya berfokus pada penyampaian materi, event dokter gigi ini dikemas dalam pembelajaran intensif selama dua hari. Peserta dapat mengikuti proses pengerjaan secara bertahap, mengamati demonstrasi, serta berdiskusi mengenai teknik yang diterapkan dalam praktik kedokteran gigi estetik.
Rangkaian Hands-on Dokter Gigi Selama Private Course

Selama dua hari penyelenggaraan, peserta mengikuti berbagai sesi yang saling berkaitan. Rangkaian event dokter gigi ini disusun untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih menyeluruh, seperti:
1. Lecture, Mock-Up Model, dan Putty Fabrication

Hari pertama Private Course Batch 4 diawali dengan Welcome Address dan Lecture Session bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai tahapan pengerjaan veneer sebelum memasuki kegiatan praktik.
Setelah sesi lecture, peserta mulai mengikuti praktik menggunakan mock-up model dan putty yang telah disiapkan. Pada tahap ini, peserta melakukan pembuatan putty berdasarkan model untuk memahami salah satu proses persiapan restorasi secara langsung.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengiriman scan file ke laboratorium serta proses temporary placement yang dilakukan oleh drg. Kevin. Melalui tahapan tersebut, peserta dapat melihat hubungan antara pekerjaan klinis dan laboratorium dalam proses pembuatan restorasi.
Dengan menggabungkan penjelasan dan praktik, hari pertama menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami alur pengerjaan veneer sebelum melanjutkan pembelajaran ke tahapan berikutnya.
2. Mengenal Digital Workflow dan Live Exocad Design

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi digital completion bersama tim laboratorium. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses desain, milling, hingga sintering hybrid ceramic yang menjadi bagian dari pembuatan restorasi.
Salah satu sesi menarik dalam rangkaian ini adalah live exocad design. Melalui demonstrasi tersebut, peserta dapat menyaksikan secara langsung bagaimana proses desain restorasi dilakukan menggunakan perangkat lunak digital.
Kehadiran digital workflow memberikan gambaran mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung perencanaan dan proses pembuatan restorasi. Peserta juga dapat melihat keterkaitan antara hasil pekerjaan klinis dan proses yang berlangsung di laboratorium.
Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada teknik manual, tetapi juga memperkenalkan penggunaan teknologi digital yang semakin relevan dalam praktik kedokteran gigi modern.
3. Hands-on Cementation hingga Clinical Cementation pada Pasien

Setelah mempelajari digital workflow, peserta mengikuti Cementation Lecture bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros. Sesi ini membahas tahapan sementasi restorasi sebelum peserta memasuki praktik langsung menggunakan model yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Melalui praktik cementation, peserta berkesempatan menerapkan materi yang telah dipelajari sekaligus memahami penggunaan instrumen dan material dalam proses pemasangan restorasi.
Menariknya, pembelajaran tidak berhenti pada model. Peserta juga menyaksikan penerapan clinical cement secara langsung melalui patient case, menggunakan instrumen dan material yang sama seperti pada sesi praktik.
Demonstrasi tersebut memberikan gambaran mengenai penerapan teknik sementasi dalam kondisi klinis. Dengan begitu, peserta dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh melalui sesi lecture, praktik pada model, hingga tindakan yang diperagakan pada pasien.
Apa yang Bikin Private Course Bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp. Pros Begitu Menarik?

Dimulai sejak awal tahun 2026 melalui Batch 1, Private Course bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros terus berlanjut hingga mencapai Batch 4 pada Oktober 2026.
Keberlanjutan kegiatan ini menjadi bukti konsistensi dalam menghadirkan pembelajaran intensif bagi para dokter gigi yang ingin memperdalam pengetahuan dan keterampilan klinis.
Bukan sekadar mengikuti kelas, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari ahlinya melalui kombinasi teori, praktik, teknologi digital, hingga penerapan pada kasus pasien. Konsep pembelajaran inilah yang menjadi salah satu daya tarik private course dari batch ke batch.
Lantas, apa saja yang membuat event dokter gigi ini begitu menarik untuk diikuti? Yuk, intip lima hal yang menjadi daya tariknya!
1. Belajar Langsung Bersama Dokter Spesialis Prostodonsia
Salah satu daya tarik kegiatan ini adalah kesempatan belajar bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros. Sebagai dokter gigi spesialis prostodonsia, drg. Kevin membagikan pengetahuan mengenai teknik veneer melalui materi dan demonstrasi yang berhubungan dengan prosedur klinis.
Peserta juga memiliki kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai tahapan pengerjaan yang diperagakan. Interaksi langsung ini membantu peserta memperoleh penjelasan yang lebih mendalam dibandingkan hanya mempelajari materi secara mandiri.
2. Pembelajaran Intensif dalam Dua Hari
Private Course Batch 4 menghadirkan rangkaian pembelajaran yang saling berkaitan selama dua hari. Materi dimulai dari pemahaman teknik dasar, dilanjutkan dengan praktik menggunakan model, hingga penerapan cementation.
Dengan alur yang terstruktur, peserta dapat mengikuti setiap tahapan secara bertahap. Konsep ini juga membantu peserta memahami hubungan antara proses persiapan dan penyelesaian restorasi.
3. Tidak Hanya Teori, tetapi Juga Praktik Langsung
Salah satu kelebihan format private course adalah adanya kesempatan untuk langsung mempraktikkan materi yang telah disampaikan. Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mengikuti proses pembuatan putty dan sementasi menggunakan model.
Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat lebih memahami urutan pengerjaan sekaligus mengenal berbagai instrumen dan material yang digunakan.
Inilah yang membuat event dokter gigi berbasis praktik memiliki pendekatan pembelajaran berbeda dibandingkan seminar yang hanya mengandalkan penyampaian teori.
4. Mengenal Teknologi Digital dalam Pembuatan Restorasi
Perkembangan teknologi digital turut memberikan pengaruh terhadap alur pekerjaan dalam kedokteran gigi. Karena itu, pengenalan proses desain dan pembuatan restorasi menjadi bagian menarik dalam Private Course Batch 4.
Melalui demonstrasi Exocad, milling, dan sintering hybrid ceramic, peserta mendapatkan gambaran mengenai berbagai tahapan yang dilakukan di laboratorium.
Sesi ini juga membantu peserta memahami bagaimana proses klinis dan pekerjaan laboratorium dapat saling mendukung dalam pembuatan restorasi dental.
5. Melihat Penerapan Teknik pada Kasus Pasien
Tidak semua pembelajaran klinis memberikan kesempatan untuk melihat penerapan prosedur secara langsung pada pasien. Dalam Private Course Batch 4, demonstrasi cementation pada patient case menjadi salah satu bagian yang melengkapi rangkaian pembelajaran.
Setelah memahami materi dan mengikuti praktik pada model, peserta dapat menyaksikan bagaimana proses sementasi diterapkan dalam situasi klinis.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai hubungan antara teori, keterampilan praktik, dan pelaksanaan prosedur pada pasien. Kombinasi inilah yang menjadi salah satu nilai pembelajaran yang ditawarkan dalam private course ini.
View this post on Instagram
GJM Dental Terus Mendukung Edukasi dan Pengembangan Dokter Gigi

Sebagai distributor alat dental Indonesia, GJM Dental tidak hanya berfokus pada penyediaan berbagai produk untuk kebutuhan praktik kedokteran gigi.
Lebih dari itu, GJM Dental juga terus mendukung kegiatan edukasi yang memberikan kesempatan bagi para dokter untuk mengenal perkembangan teknik dan teknologi dalam dunia dental.
Keterlibatan dalam private course, seminar, workshop dokter gigi, hingga berbagai event dokter gigi menjadi salah satu bentuk kontribusi GJM Dental dalam mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan para praktisi.
Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan bersama drg. Kevin Kawilarang, Sp.Pros. Antusiasme dan semangat belajar selama private course menjadi bagian berharga dalam perjalanan edukasi bersama GJM Dental.
Ketinggalan Private Course Batch 4? Jangan khawatir!
Masih ada kesempatan untuk mengikuti event dokter gigi berikutnya. Nantikan informasi Private Course Batch 5 tahun depan bersama GJM Dental!
Medical Simulation